Nabi
Idris 'alaihissalam
Diangkat ke tempat yang tinggi
Seorang yang sangat membenarkan kebenaran (shiddiq) dan seorang nabi yang diangkat oleh Allah ke martabat yang tinggi. Banyak ulama menyamakannya dengan Akhnukh dari keturunan Nabi Syits.
Nabi: insan yang menerima wahyu dari Allah namun tidak dibebani syariat baru yang terpisah.
- Diutus kepada
- Keturunan Adam
- Wilayah
- Tidak dijelaskan dalam Al-Qur'an
- Disebut dalam Al-Qur'an
- 2 kali disebutkan namanya
Peristiwa penting
- Disifati sebagai «seorang yang sangat membenarkan lagi seorang nabi» (19:56).
- Allah berfirman: «Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi» (19:57).
- Dipuji bersama Ismail dan Dzulkifli sebagai golongan orang-orang yang sabar (21:85).
- Sebagian riwayat menyebutkan beliau adalah orang pertama yang menulis dengan pena.
- Rasulullah ﷺ bertemu dengannya di langit keempat saat peristiwa Isra Mikraj.
Hikmah & Pelajaran
Kejujuran dan kesabaran akan meninggikan kedudukan seorang hamba di sisi Allah.
Dalam Al-Qur'an
Nasab dari Adam
Tentang garis keturunan: Catatan sejarawan: Idris (Akhnukh) bin Yarid bin Mahla'il bin Qainan bin Anusy bin Syits.